Upah Pekerja Talud Pantai Desa Letvuan Belum Dibayar, Diduga Kontraktor Kabur

  • Share

MALRA,Megdo.ID, – Upah pekerja pembangunan talud pantai desa Letvuan Kabupaten Maluku Tenggara tak kunjung dibayarkan. Sampai dengan hari ini belum dibayarkan. Dan diduga kontraktor kabur.

Proyek tersebut milik pemerintah Provinsi Maluku. Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang, Bidang Sumber Daya Air, dengan nilai kontrak sebesar Rp 753,250,600, yang dikerjakan oleh CV. CAHAYA PRATAMA.

Salah satu pekerja yang enggan namanya dipublikasikan, mengatakan proyek sudah selesai dikerjakan namun upah kami para pekerja belum dibayarkan. ‘’ Proyek telah selesai dikerjakan pada bulan Desember lalu namun sampai saat ini upah kami tak kunjung dibayar kontraktor.’’ ungkap sumber kepada Medgo.ID. Rabu ( 19 /1/2022).

Lihat juga :  Diduga Kasubag PTK Dispen Malra Lakukan Pungli di Pengadaan Buku Karya Ilmiah

Dikatakannya, proyek talud pantai tersebut dikerjakan oleh 31 pekerja, dan kami semua belum terim upah sepersen pun, dan upah yang harus diterima per pekerja sebesar Rp. 2, 300, 000. dan haknya kami belum diberikan pihak kontraktor CV. CAHAYA PRATAMA yang menengani proyek tersebut.

‘’ Upah yang belum dibayar kontraktor mencapai 71 juta lebih.dan ini tanggungjawab kontraktor yang belum diselesaikan kepada 31 pekerja’’ ujarnya.

Olehnya itu, para pekerja meminta agar kontraktor segera menyelesaikan hak mereka, kami menunggu itikad baik serta tanggungjawab pihak CV kepada 31 pekerja untuk membayar upah kerja kami.

Lihat juga :  Kado Diakhir Tahun, Reyaan Dilantik Sebagai Kepala Ohoi Lairngangas

Hingga berita ini dinaikkan, pihak kontraktor CV CAHAYA PRATAMA belum dapat dikonfirmasi dan dimintai tanggapannya soal upah kerja yang belum dibayar. ( Rdksi).

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.