PT Hevamariec Salurkan BBM di Wakate, Rumbalifa: Ada Rekomendasi dari Pemda SBT

  • Share

SBT,Medgo.ID,- Terkait Penangkapan kapal pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) KM Elfa Jaya di perairan Wakate baru-baru ini, lantaran tidak memiliki dokumen pengangkutan dari pemerintah daerah (Pemda) Seram Bagian Timur (SBT).

Namun, saat di konfirmasi, Pemerintah daerah melalui dinas teknisnya telah memberikan rekomendasi kepada PT Hemavariec sebagai pangkalan terdekat untuk menyalurkan BBM di kecamatan Wakate dan Kecamatan Toer.

Kepala dinas Koperasi perindustrian dan perdagangan (perindagkop) Adam Rumbalifa mangaku, sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) teknis pemda Seram Bagian Timur yang mengurusi perdagangan telah memberikan rekomendasi kepada SPBU terdekat wilayah Kesui – Toer untuk menyalurkan BBM.

PT Hemavariec lah yang memiliki SPBU di dekat wilayah itu. “Sudah kami berikan rekomendasi salurkan BBM untuk wilayah Kecamatan Wakate.” Kata Kadis kepada media ini. Selasa (13/9/2022).

Lihat juga :  Kapolda Maluku Cek Kesiapan Pengamanan Kedatangan Presiden RI ke Tual dan Malra

Mengenai penangkapan kapal pemuatan BBM itu, kata Rumbalifa, dirinya bakal bertanggungjawab atas izin yang dikeluarkan kepada PT Hemavariec ini, jika dia dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

” Saya akan bertanggung jawab untuk semua itu.” Kata Rumbalifa.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan,Pemda mengapresiasi teman – teman kepolisian yang telah melakukan pengawasan terhadap peredaran minyak di SBT. Secara spesifik dapat kami sampaikan bahwa, untuk dua kecamatan Teor dan Kesui ini belum terdapat tempat pengisian BBM.

Dimana menurutnya, hal itu esuai arahan BPH migas, bahwa di tempat – tempat yang belum ada pangkalan BBM, maka masyarakat diminta untuk dapat mengambil di SPBU terdekat, atau SPBU terdekat dapat melakukan pelayanan kepada wilayah-wilayah yang belum memiliki pengkalan pengisian BBM, ” Jelas kepala Perindagkop SBT ini.

Lihat juga :  Merasa Ada Kejanggalan Dengan Kematian Anisa,Gabungan OKP SBT  Demo Polres

Rumbalifar menambahkan, atas dasar itu, guna menjawab kebutuhan masyarakat terhadap BBM, maka Pemerintah Daerah merekomendasikan PT Hemavariec untuk melakukan pelayanan di dua kecamatan tersebut.

” Kita rekomendasikan 15 ton BBM yang disalurkan dua kecamatan itu.” Ujarnya.

Sementara itu, selain 15 ton BBM milik PT Kemavariec yang diangkut KM Elfa Jaya, terdapat 30 ton BBM diluar rekomendasikan Pemda.

30 ton BBM bukan milik PT Hemavariec ini, telah di salurkan di Geser Kecamatan Seram Timur dan Kecamatan Pulau Gorom, yang diduga 30 ton BBM tersebut adalah milik SPBU satu harga di Geser, sehingga kata Rumbalifar, dirinya tidak akan bertanggungjawab atas 30 ton BBM yang diduga adalah BBM siluman.

Lihat juga :  Mahasiswa dan Sopir Angkot di SBT Demo Tolak Kenaikan BBM, Begini Tuntutannya

Informasi yang kita dapat, ternyata ada 25 ton BBM yang naik diatas kapal itu tanpa rekomendasikan pemda.

” Saya berharap ini juga bagian dari proses teman-teman di kepolisian yang perlu didukung, dengan harapan minyak ini harus tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan oleh orang yang benar – benar membutuhkan BBM itu.” Tandasnya.

Wattimena.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.